Kamis, 28 November 2013

Sistem Pencernaan

SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA

Proses pencernaan pada manusia terjadi atas 2 proses, yaitu proses mekanis dan kimiawi. Proses mekanis terjadi karena ada gerakan pada alat-alat pencernaan missal gigi. Sedangkan proses kimiawi dilakukan oleh enzim-enzim pencernaan.
Alat pencernaan sendiri terdiri atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.saluran pencernaan manusia terdiri atas mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, dan usus besar. Sementara itu kelenjar pecernaan yang menghasilkan enzim-enzim atau  zat-zat yang dibutuhkan dalam proses pencernaan. Kelenjar pencernaan terdapat di dalam mulut, lambung, pancreas, usus halus, dan hati.
Pehatikan gambar di bawah ini
Sistem Pencernaan Manusia
Di dalam mulut terjadi pencernaan mekanis oleh gigi sedangkan padapencernaan kimiawi dilakukan oleh enzim ptialin. Pada enzim ini berfungsi sebagai mengubah amilum menjadi maltosa. Di kerongkongan terjadi gerak peristaltik untuk mendorong makanan masuk ke lambung. Di dalam lambung terjadi pencernaan mekanis dan kimiawi. Pencernaan mekanis dilakukan dengan peremasan makanan oleh otot-otot yang terdaat di dinding lambung. Pencernaan secara kimiawi dibantu oleh getah lambung yang mengandung HCL, enzim renin, dan enzim, pemsin. Asam lambung (HCl) berfungsi membunuh bakteri pada makanan serta mengaktifkan pepsin. Enzim rennin berfungsi mengumpulkan kasein susu. Enzim pepsin berfungsimemecah protein menjadi molekul-molekul peptida.
Sedangkan pada usus halus terjadi penyerapan sari-sari makanan dan pencernaan kimiawi. Pencernaan kimiawi dibantu oleh cairan empedu, getah pankreas, dan getah usus halus. Getah pankreas mengandung enzim lipase, trisin, amylase. Adapun fungsi dari masing-masing enzim yaitu:
1.         Enzim Lipase berfungsi mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol
2.         Enzim Tripsin berfungsi mencerna protein menjadi asam amino
3.         Enzim Amilase berfungsi mencerna amilum menjadi maltose dan glukosa
Getah usus halus mengandung enzim sukrase, maltase, laktase, peptidase, enterokinase, erepsin, dan lipase. Adapun fungsinya sebagai berikut:
1.       Enzim sukrase berfungsi mencerna sukrosa menjadi glukosa dan frukrosa
2.       Enzim maltase berfungsi mengubah maltose menjadi glukosa
3.       Enzim laktase berfungsi mengubah laktosa  menjadi glukosa
4.       Enzim peptidase berfungsi mengubah polipeptida menjadi asam amino
5.       Enzim enterokinase berfungsi mengaktifkan tripsinogen yang dihasilkan oleh pankreas
6.       Enzim erepsin berfungsi mengubah dipeptida atau pepton menjadi asam amino
7.       Enzim lipase berfungsi mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol
Di dalam usus besar terjadi penyerapan air dan garam mineral serta proses pembusukan zat sisa-sisa. Zat sisa-sisa ini kemudian dikeluarkan oleh anus.
Sistem pencernaan dapat pula mengalami gangguan  misalnya:
1.         Diare: terjadi akibat pergerakan yang cepat dari materi fases sepanjang usus besar. Akibatnya fases keluar dalam bentuk encer. Diare disebabkan oleh beberapa jenis bakteri, misalnya bakteri kolera, dan bakteri disentri.
2.         Sembelit merupakan gangguan sistem pencernaan yang disebabkan oleh keterlambatan defekasi.
3.          Gastritismerupakan gangguan sistem pencernaan akibat peradangan pada lapisan mukosa lambung.
4.         Ampendisitis merupakan peradangan pada umbai cacing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar