Senin, 16 Desember 2013

Paru-Paru (Pulmo)

PULMO - PARU PARU


 



Paru-paru merupakan organ sistem pernapasan yang memungkinkan kita untuk mengambil dan membuang udara sisa metabolisme . 
  • Dalam proses pernapasan, paru-paru mengambil oksigen dari udara melalui inhalasi. 
  • Dan mengeluarkan Karbon dioksida yang dihasilkan oleh respirasi seluler  melalui saluran pernafasan. 
  • Paru-paru juga berhubungan erat dengan sistem kardiovaskular karena mereka adalah pintu keluar ekskresi CO2 dan pintu masuk O2 untuk pertukaran gas antara udara dan darah.
  • Oksigen sebagai gas dasar, dibutuhkan oleh setiap sel dalam tubuh Anda untuk hidup. 
  • Udara yang masuk ke dalam tubuh melalui paru-paru mengandung oksigen dan gas-gas lainnya. 
  • Dalam paru-paru, oksigen dipindahkan ke dalam aliran darah dan dibawa ke seluruh tubuh. 
  • Pada setiap sel dalam tubuh, sel-sel oksigen ditukar dengan gas buang yang disebut karbon dioksida. 
  • Aliran darah kemudian membawa ini kembali limbah gas ke paru-paru di mana gas buang akan dihapus dari aliran darah dan kemudian dikeluarkan dari tubuh. OK
  • Proses ini penting, yang disebut pertukaran gas, dilakukan secara otomatis oleh paru-paru dan sistem pernapasan..  
  •  Tubuh kita terdapat  dua paru-paru, yang satu diposisikan di sisi kiri rongga dada dan lainnya di sisi kanan. 

  • Paru kanan dipisahkan menjadi tiga lobus, sedangkan paru-paru kiri terdiri dari dua lobus. 
  • Setiap paru-paru dikelilingi oleh lapisan membran dua lapis disebut pleura yang melekat di paru-paru dan di rongga dada.
  •  Lapisan membran dari pleura dipisahkan oleh sebuah ruang yang penuh dengan cairan
 
Detailnya sebagai berikut 
Paru-paru memilki :
  1. Apeks, Apeks paru meluas kedalam leher sekitar 2,5 cm diatas calvicula
  2. permukaan costo vertebra, menempel pada bagian dalam dinding dada
  3. permukaan mediastinal, menempel pada perikardium dan jantung.
  4. dan basis. Terletak pada diafragma 
  • Paru-paru juga Dilapisi oleh pleura yaitu parietal pleura dan visceral pleura.
  • Di dalam rongga pleura terdapat cairan surfaktan yang berfungsi untuk lubrikasi.
  • Paru kanan dibagi atas tiga lobus yaitu lobus superior, medius dan inferior sedangkan paru kiri dibagi dua lobus yaitu lobus superior dan inferior.
  • Tiap lobus dibungkus oleh jaringan elastik yang mengandung pembuluh limfe, arteriola, venula, bronchial venula, ductus alveolar, sakkus alveolar dan alveoli.
  • Diperkirakan bahwa stiap paru-paru mengandung 150 juta alveoli, sehingga mempunyai permukaan yang cukup luas untuk tempat permukaan/pertukaran gas.
  • Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yangberfungsi sebagai pelumas paru-paru.
  • Cairan pleura berasal dari plasma darah yangmasuk secara eksudasi.
  • Dinding rongga pleura bersifat permeabel terhadap air danzat-zat lain.
  • Paru-paru tersusun oleh bronkiolus, alveolus, jaringan elastik, dan pembuluh darah.
  • Paru-paru berstruktur seperti spon yang elastis dengan daerah permukaan dalamyang sangat lebar untuk pertukaran gas.
  • Di dalam paru-paru, bronkiolus bercabang-cabang halus dengan diameter ± 1 mm,dindingnya makin menipis jika dibanding dengan bronkus.
  • Bronkiolus tidak mempunyi tulang rawan, tetapirongganya masih mempunyai silia dan dibagian ujung mempunyai epitelium berbentukkubus bersilia.
  • Pada bagian distal kemungkinantidak bersilia.
  • Bronkiolus berakhir pada guguskantung udara ( alveolus).
  • Alveolus terdapat pada ujung akhir bronkiolusberupa kantong kecil yang salah satu sisinyaterbuka sehingga menyerupai busa atau miripsarang tawon.
  • Oleh karena alveolus berselaputtipis dan di situ banyak bermuara kapiler darahmaka memungkinkan terjadinya difusi gaspernapasan.

  • Paru-paru mempunyai 2 sumber suplai darah
  1. dari arteri bronkialis
  2. dari arteri pulmonalis.
  • Darah di atrium kanan mengair keventrikel kanan melalui katup AV lainnya, yang disebut katup semilunaris (trikuspidalis).
  • Darah keluar dari ventrikel kanan dan mengalir melewati katup keempat, katup pulmonalis, kedalam arteri pulmonais. Arteri pulmonais bercabang-cabang menjadi arteri pulmonalis kanan dan kiri yang masing-masing mengalir keparu kanan dan kiri.
  • Di paru arteri pulmonalis bercabang-cabang berkali-kali menjadi erteriol dan kemudian kapiler.
  • Setiap kapiler memberi perfusi kepada saluan pernapasan, melalui sebuah alveolus, semua kapiler menyatu kembali untuk menjadi venula, dan venula menjadi vena.
  • Vena-vena menyatu untuk membentuk vena pulmonalis yang besar.
  • Darah mengalir di dalam vena pulmonalis kembali keatrium kiri untuk menyelesaikan siklus aliran darah.
  • Jantung, sirkulasi sistemik, dan sirkulasi paru.
  • Tekanan darah pulmoner sekitar 15 mmHg.
  • Fungsi sirkulasi paru adalah karbondioksida dikeluarkan dari darah dan oksigen diserap, melalui siklus darah yang kontinyu mengelilingi sirkulasi sistemik dan par, maka suplai oksigen dan pengeluaran zat-zat sisa dapat berlangsung bagi semua sel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar